Buku merupakan benda yang tak terlepas dan menjadi rujukan dalam mempelajari berbagai ilmu di segala bidang kehidupan. Seperti kata pepatah, buku sebagai jendela dunia. Dengan buku kita bisa memiliki banyak wawasan, menambah ilmu pengetahuan, mendorong pengambilan keputusan, bahkan mengubah cara berpikir maupun sudut pandang dalam melihat KBBI, buku berarti 'lembar kertas yang berjilid, berisi tulisan atau kosong'. Menurut Andriese, buku merupakan informasi tercetak di atas kertas yang dijilid menjadi satu kesatuan. Dalam bahasa Indonesia, terdapat kata kitab ÙŰȘۧۚ, yang merupakan serapan Bahasa Arab. Kitab memiliki arti buku, yang ditujukan kepada sebuah teks atau tulisan yang dijilid menjadi dunia pendidikan, buku menjadi sumber belajar utama yang digunakan di sekolah. Sampai kapan pun, buku akan menjadi media belajar penting untuk membantu guru dalam mengajar maupun bagi siswa selaku pembelajar. Buku menjadi media pembelajaran paling efektif yang digunakan di sekolah, entah dalam bentuk cetak atau bisa dibagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan kreativitas dan isinya. Dilihat dari segi kreativitas, buku bisa berupa fiksi atau nonfiksi. Sementara itu, berdasarkan isinya, buku dapat berupa novel, ensiklopedia, antologi, biografi, buku panduan, dan Buku Inspirasi untuk GuruBagi guru buku yang utama digunakan sebagai referensi dalam mengajar, ialah buku teks pembelajaran. Meski begitu, tidak ada salahnya bahkan direkomendasikan bagi guru untuk membaca buku-buku jenis lainnya. Sebagai contoh, guru dapat membaca buku berisikan tema inspirasi pendidikan. Yuk simak buku berikut ini sebagai rekomendasi inspirasi pendidikan buat Totto-chan karya Tatsuko KuroyanagiBuku berjudul Totto-chan Gadis Cilik di Jendela merupakan buku dengan genre anak-anak yang ditulis oleh Tetsuko Kuroyanagi. Meski buku ini telah terbit pertama kali cukup lama pada tahun 1981. Namun, buku ini menjadi buku terlaris di Jepang. Kemudian, buku ini diterjemahkan pula dalam berbagai bahasa. Totto-chan mengisahkan tentang nilai pendidikan yang dialami secara nyata oleh Tatsuko Kuroyanagi di Tomoe Gakuen, SD di Tokyo yang didirikan oleh pendidik Sosaku Kobayashi selama Perang Dunia II. Totto Chan merupakan nama panggilan dari si penulis diawali ketika ibu dari Totto-chan mengetahui kabar bahwa putrinya dikeluarkan dari sekolah negeri. Di sekolah negeri, guru-guru dan kepala sekolahnya mengira Totto-chan anak yang nakal dan sulit diatur. Mereka tidak mengerti cara memperlakukan anak-anak seperti Totto-chan. Ibu Totto-chan menyadari bahwa anaknya membutuhkan sekolah yang tidak membatasi kebebasannya dalam berekspresi. Dia kemudian mengajak Totto-chan untuk menemukan sekolah baru untuknya. Ibu Totto-chan menemukan sekolah baru yang dikepalai oleh pak Kobayashi yang mengelola Tomoe Gakuen. Mulanya ibu Totto-chan merasa khawatir jika di sekolah baru itu respons terhadap putrinya kurang baik sama seperti sebelumnya. Akan tetapi, kedatangan Totto-chan bersama ibunya disambut hangat oleh kepala lantas melanjutkan kisahnya melalui gambaran peristiwa-peristiwa yang dialami Totto-chan, teman-temannya, pelajaran-pelajaran yang diterima, dan atmosfer hangat yang dirasakan di sekolah barunya itu. Buku ini ditutup dengan peristiwa Tomoe Gakuen yang terkena bom dari pesawat pembom dan sekolah ini tidak pernah dibangun kembali. Peristiwa ini mengakhiri tahun-tahun Totto-chan sebagai murid di Tomoe Cara Menciptakan Siswa PembelajarRasa ingin tahu inilah yang mendorongnya untuk terus belajar. Belajar mencari tahu tentang jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dari rasa ingin tahunya KusumawardaniDengan membaca buku ini, kita diajak melihat dari dua sudut pandang, yaitu orang tua dan guru. Sudut pandang orang tua mengenai pentingnya memahami kebutuhan serta potensi anak dalam belajar. Di sisi lain, dari sudut pandang guru sebagai pengajar juga bisa menerima karakteristik peserta didik yang khas. Dengan demikian, proses pembelajaran bagi anak bisa terasa lebih Guru Aini karya Andrea HirataBuku terbitan tahun 2000 karya Andrea Hirata ini mengambil tokoh seorang pendidik di pelosok daerah bernama Bu Desi. Prekuel dari novel Orang-orang Biasa ini mengisahkan perjuangan guru Matematika untuk mengajar seorang siswa bernama Aini yang memiliki tingkat ekonomi rendah. Namun, ia bercita-cita menjadi seorang dokter agar dapat menyembuhkan ayahnya yang mengajar Matematika terlebih di sekolah pelosok menjadi tantangan yang tak mudah. Lebih-lebih, pelajaran Matematika kerap dianggap momok menakutkan bagi siswa. Begitu pula saat mengajar Aini, anak yang dikenal memiliki tingkat pemahaman belajar rendah, tetapi semangat juangnya sangat tinggi. Untuk membuat Aini memahami pelajaran yang diberikan, Bu Desi mencoba berbagai cara dan metode ini sangat menarik dan inspiratif untuk dibaca guru. Melalui buku ini, kita dapat menemukan ciri khas Andrea Hirata yang menuliskan kisah dengan mengambil latar belakang orang-orang biasa. Inspirasi cerita tersebut bisa ditemukan dalam kehidupan di sekitar kita sangat relevan dan dekat sehingga mudah dipahami. Pembahasan mengenai isu ekonomi rendah dan bidang pendidikan membuat buku ini sangat Laskar Pelangi karya Andrea HirataLaskar Pelangi merupakan buku karya pertama Andrea Hirata yang diterbitkan pada tahun 2005. Buku ini termasuk best seller yang kemudian dibuat dalam film. Bahkan tercatat sebagai buku sastra Indonesia terlaris sepanjang sejarah. Laskar Pelangi menjadi novel yang menarik perhatian dan minat besar masyarakat karena kisah yang dituturkan tentang 10 anak dari keluarga miskin yang belajar dalam berbagai keterbatasan, di sebuah sekolah Muhammadiyah SD dan SMP di Belitung. Meskipun dekat dengan kemiskinan, mereka tetap semangat dan bersungguh-sungguh dalam mengenyam pendidikan. Bersama Pak Harun dan Ibu Muslimah, mereka dibimbing dengan baik hingga berhasil menumbuhkan cita-cita, harapan, inspirasi serta kreativitas yang membuat orang berdecak mengajar yang menyenangkan serta melihat potensi dan minat setiap siswa berdasarkan karakteristiknya menjadi poin penting yang tersirat dalam novel. Pelajaran yang dapat diambil dari Laskar Pelangi ialah bahwa pendidikan yang baik dilakukan dengan ketulusan hati pada anak, bukan sekadar memberikan instruksi. Anak perlu diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi potensinya sehingga bisa dikembangkan menjadi prestasi cemerlang di masa Trilogi Negeri 5 Menara karya Ahmad FuadiNegeri 5 Menara merupakan buku pertama dari trilogi novel karya Ahmad Fuadi. Buku kedua berjudul Ranah 3 Warna, sedangkan buku ketiga berjudul Rantau 1 Warna. Buku ini menginspirasi karena nilai semangat untuk menuntut ilmu yang dituturkan di 5 Menara mengisahkan perjuangan Alif Fikri, pemuda dari tanah Minang yang kemudian merantau ke sebuah pondok pesantren modern di Jawa Timur untuk menuntut ilmu selepas lulus dari Tsanawiyah. Di sana, ia bersahabat dengan lima kawan yang berasal dari berbagai daerah lainnya yang bersungguh-sungguh belajar dan memiliki cita-cita hebat di masa depan. Mereka diajarkan dengan mantra "Man Jadda wajadaâ yang artinya siapa yang bersungguh-sungguh maka akan buku kedua yang berjudul Ranah 3 Warna melanjutkan kisah Alif Fikri setelah lulus dari pondok. Di buku ini, terdapat kutipan atau mantra inspiratif dalam memperjuangkan impian, yaitu "Man shobara zhafiraâ. Artinya, siapa yang bersabar akan beruntung. Ini mengisahkan perjuangan Alif untuk bisa melanjutkan pendidikan dan mendapatkan beasiswa. Buku terakhir dari trilogi Negeri 5 Menara ialah novel Rantau 1 Muara. Setelah berhasil mendapatkan beasiswa dan kuliah di kampus impian, Alif mengenyam pendidikan lebih baik hingga merantau ke luar negeri. Di novel ketiganya ini, penulis melanjutkan mantra berikutnya âMan saara ala darbi washalaâ yang artinya siapa yang berjalan di jalannya akan sampai di buku karya Ahmad Fuadi ini rekomendasi untuk dibaca guru. Perjuangan dalam menempuh cita-cita dan bersungguh-sungguh saat belajar bisa menjadi inspirasi yang dapat dibagikan untuk siswa. 5. Educated Terdidik karya Tara WestoverBuku ini mengisahkan perjalanan penulisnya, Tara Westover dalam mengenyam pendidikan. Ia lahir dari keluarga komunitas penyintas di pegunungan Idaho, baru menginjakkan kakinya pertama kali di ruang kelas berusia tujuh belas Guru dan Pihak Sekolah terhadap Perubahan PendidikanSekolah dan guru memegang peran penting dalam menghadapi perubahan dalam dunia Miftahul JanahKeluarganya sangat terisolasi sehingga tidak ada yang memastikan apakah anak-anak mendapatkan pendidikan, dan tidak ada orang yang peduli saat salah seorang kakak laki-lakinya melakukan kekerasan. Ketika seorang kakak laki-lakinya yang lain masuk perguruan tinggi, Tara memutuskan mencoba kehidupan baru. Pencariannya akan pengetahuan mengubahnya, membawanya melintasi lautan dan benua, ke Harvard dan Universitas ini menjadi memoar kisah penulis dalam melihat kesempatan akan pendidikan, menghadapi masalah keluarga yang tidak mendukungnya, hingga persoalan psikologis lainnya. Tidak hanya menginspirasi, buku ini mengajak kita untuk melihat sudut pandang kehidupan dari berbagai segi. 6. Sang Guru karya Haidar MusyafaSang Guru merupakan buku novel biografi Ki Hadjar Dewantara karya Haidar Musyafa. Buku ini berisi kehidupan, pemikiran, dan perjuangan beliau dalam mendirikan Taman Siswa. Memiliki nama asli Raden Mas Soewardi, Ki Hadjar Dewantara merupakan sosok yang terlahir dari keluarga bangsawan Pakualam, Yogyakarta. Asal keluarganya ini membuat beliau memiliki kesempatan mengenyam pendidikan, hingga bertemu dengan kaum cendekiawan lainnya di masa itu. Lika-liku kehidupan beliau dituturkan hingga akhirnya membuat sekolah umum yang juga menerima kalangan biasa/pribumi. Melalui buku Sang Guru, kita diajak untuk mengenal lebih lanjut kehidupan dan perjuangan bapak pendidikan Nasional ini. Kisah hidup dan nilai yang dituturkan menjadi pelajaran serta inspirasi pengajaran di beberapa buku rekomendasi inspirasi pendidikan untuk guru. Kira-kira Bapak/Ibu guru sudah baca yang mana saja?
Alhamdulillahpada kesempatan ini telah disusun Buku Panduan Kurikulum Merdeka Belajar â Kampus Merdeka UNIMUDA Sorong Tahun 2020. Panduan ini disusun oleh Task Force dengan komposisi tim yang berasal dari LP3A (Lembaga Pengembangan Pendidikan, Pembelajaran dan Akademik), Dekan seluruh
langsung aja ya gan...mari kita sama sama membaca sebener nya gan ada banyak sumber nih tentang sejarah buku. buku pertama menurut sumber berasal dari mesir gan, pada tahun 2400 an SM sebelum masehi pasti pada belom lahir..hehehehe... waktu itu gan orang mesir menciptakan kertas papirus,, Spoiler for kertas papirus nah, kertas papirus nya digulung dan gulungan kertas papirus itu merupakan bentuk buku yang pertama gan.. ada lagi nih yang bilang kalo buku itu udah ada sejak jaman sang budha di kamboja gan..waktu itu Sang Budha menuliskan wahyunya di atas daun dan kemudian membacanya berulang-ulang.. nah setelah Berabad-abad kemudian di Cina, para cendekiawan menuliskan ilmu-ilmunya di atas lidi yang diikatkan menjadi satu. Hal tersebut mempengaruhi sistem penulisan di Cina di mana huruf-huruf Cina dituliskan secara vertikal yaitu dari atas ke bawah nah...Buku yang terbuat dari kertas baru ada setelah Cina berhasil menciptakan kertas pada tahun 200-an SM dari bahan dasar bambu di ditemukan oleh Tsai Lun. Kertas membawa banyak perubahan pada dunia. Pedagang muslim membawa teknologi penciptaan kertas dari Cina ke Eropa pada awal abad 11 Masehi. Disinilah industri kertas bertambah maju. Apalagi dengan diciptakannya mesin cetak oleh Gutenberg perkambangan dan penyebaran buku mengalami revolusi. Kertas yang ringan dan dapat bertahan lama dikumpulkan menjadi satu dan terciptalah buku. Pecinta buku biasanya dijuluki sebagai seorang bibliofil atau kutu karya hebat para penulis yang dapat dianggap sebagai buku terbaik sepanjang masa peradaban manusia gan.. Pada zaman kuno, tradisi komunikasi masih mengandalkan lisan. Penyampaian informasi, cerita-cerita, nyanyian, doâa-doâa, maupun syair, disampaikan secara lisan dari mulut ke mulut. Karenanya, hafalan merupakan ciri yang menandai tradisi ini. Semuanya dihafal. Kian hari, kian banyak saja hal-hal yang musti dihafal. Saking banyaknya, sehingga akhirnya mereka kuwalahan alias tidak mampu menghafalkannya lagi. Hingga, terpikirlah untuk menuangkannya dalam tulisan. Maka, lahirlah apa yang disebut sebagai buku kuno. Buku kuno ketika itu, belum berupa tulisan yang tercetak di atas kertas modern seperti sekarang ini, melainkan tulisan-tulisan di atas keping-keping batu prasasti atau juga di atas kertas yang terbuat dari daun papyrus. Papyrus adalah tumbuhan sejenis alang-alang yang banyak tumbuh di tepi Sungai Nil Spoiler for daun papyrus bukan daun ganja gan.! Mesir merupakan bangsa yang pertama mengenal tulisan yang disebut hieroglif. Tulisan hieroglif yang diperkenalkan bangsa Mesir Kuno bentuk hurufnya berupa gambar-gambar. Mereka menuliskannya di batu-batu atau pun di kertas papyrus. Kertas papyrus bertulisan dan berbentuk gulungan ini yang disebut sebagi bentuk awal buku atau buku kuno. Selain Mesir, bangsa Romawi juga memanfaatkan papyrus untuk membuat tulisan. Panjang gulungan papyrus itu kadang-kadang mencapai puluhan meter. Hal ini sungguh merepotkan orang yang menulis maupun yang membacanya. Karena itu, gulungan papyrus ada yang dipotong-potong. Papyrus terpanjang terdapat di British Museum di London yang mencapai 40,5 meter. Spoiler for gulungan papyrus di museum british london Kesulitan menggunakan gulungan papyrus, di kemudian hari mengantarkan perkembangan bentuk buku mengalami perubahan. Perubahan itu selaras dengan fitrah manusia yang menginginkan kemudahan. Dengan akalnya, manusia terus berpikir untuk mengadakan peningkatan dalam peradaban kehidupannya. Maka, pada awal abad pertengahan, gulungan papyrus digantikan oleh lembaran kulit domba terlipat yang dilindungi oleh kulit kayu yang keras yang dinamakan codex. Perkembangan selanjutnya, orang-orang Timur Tengah menggunakan kulit domba yang disamak dan dibentangkan. Lembar ini disebut pergamenum yang kemudian disebut perkamen, artinya kertas kulit. Perkamen lebih kuat dan lebih mudah dipotong dan dibuat berlipat-lipat sehingga lebih mudah digunakan. Inilah bentuk awal dari buku yang berjilid. Di Cina dan Jepang, perubahan bentuk buku gulungan menjadi buku berlipat yang diapit sampul berlangsung lebih cepat dan lebih sederhana. Bentuknya seperti lipatan-lipatan kain kuno itu semuanya ditulis tangan. Awalnya yang banyak diterbitkan adalah kitab suci, seperti Al-Qurâan yang dibuat dengan ditulis tangan. Penemuan Tsâai Lun telah mengantarkan bangsa Cina mengalami kemajuan. Sehingga, pada abad kedua, Cina menjadi pengekspor kertas satu-satunya di dunia. Sebagai tindak lanjut penemuan kertas, penemuan mesin cetak pertama kali merupakan tahap perkembangan selanjutnya yang signifikan dari dunia perbukuan. Spoiler for ts'ai lun nah gan..penemu mesin cetak itu...berkebangsaan Jerman namanya Johanes Gensleich Zur Laden Zum Gutenberg. Gutenberg telah berhasil mengatasi kesulitan pembuatan buku yang dibuat dengan ditulis tangan. Gutenberg menemukan cara pencetakan buku dengan huruf-huruf logam yang terpisah. Huruf-huruf itu bisa dibentuk menjadi kata atau kalimat. Selain itu, Gutenberg juga melengkapi ciptaannya dengan mesin cetak. Namun, tetap saja untuk menyelesaikan satu buah buku diperlukan waktu agak lama karena mesinnya kecil dan jumlah huruf yang digunakan terbatas. Kelebihannya, mesin Gutenberg mampu menggandakan cetakan dengan cepat dan jumlah yang banyak. Gutenberg memulai pembuatan mesin cetak pada abad ke-15. Teknik cetak yang ditemukan Gutenberg bertahan hingga abad ke-20 sebelum akhirnya ditemukan teknik cetak yang lebih sempurna, yakni pencetakan offset, yang ditemukan pada pertengahan abad ke-20. Spoiler for Johanes Gensleich Zur Laden Zum Gutenberg Di Indonesia sendiri, pada zaman dahulu, juga dikenal dengan buku kuno. Buku kuno itu ditulis di atas daun lontar. Daun lontar yang sudah ditulisi itu lalu dijilid hingga membentuk sebuah buku. Perkembangan perbukuan mengalami perubahan signifikan dengan diciptakannya kertas yang sampai sekarang masih digunakan sebagai bahan baku penerbitan buku. Pencipta kertas yang memicu lahirnya era baru dunia perbukuan itu bernama Tsâai Lun. Tsâai Lun berkebangsaan Cina. Hidup sekitar tahun 105 Masehi pada zaman Kekaisaran Ho Ti di daratan Cina. Spoiler for daun lontar bukan daun ganja.! nah cukup sekian gan....semoga bermanfaat bagi kita semua dan semoga anak cucu kita bisa tau asal buku tuh dari mana.. mohon ya gan di rate.. buat agan yang udah iso juga kasih cendol ya ke ane..jangan ada yang nge junk..yang nge junk di bantai momod.. ayoo gan bantu jadi hot thread biar seluruh pelajar di dunia tau asal buku yang mereka baca.. 30-05-2013 0855 Kaskus Addict Posts 2,321 cina keren juga yach gan... 30-05-2013 0904 KASKUS Addict Posts 1,286 QuoteOriginal Posted By putrio77âșcina keren juga yach gan... lumayan lah gan...... 30-05-2013 0908 KASKUS Addict Posts 1,286 buset..... tenggelam nih thread kayak gini bagus nya..... 04-06-2013 1050 Aktivis Kaskus Posts 567 setahu ane sih dari china gan soalnya dia negra dengan peradapan tua .... 04-06-2013 1051 Kaskus Addict Posts 1,884 Trit bagus nih 04-06-2013 1128 Kaskus Addict Posts 2,067 pantes aja ada kejar cita citamu sampai ke negeri cina 09-06-2013 0932 Kaskus Addict Posts 1,977 wah dari cina toh.. bener2 bermanfaat tuh penemuannya.. 09-06-2013 0934 QuoteOriginal Posted By adjinurrohmanâșpantes aja ada kejar cita citamu sampai ke negeri cina iya gan ane bantu buat TS biar jadi HT ya gan 09-06-2013 0936 Kaskus Maniac Posts 4,050 oalah perkembangan nya begitu gan ternyata sebelum ada buku ngehafal dong 09-06-2013 0939 Kaskus Addict Posts 2,048 penemunya sangat berjasa bagi kita semua y gan... 15-06-2013 1541 Kaskus Addict Posts 1,985 Yang ane tw buku dulu dari daun lontar ya gan Jadi nulisnya di daun gtu 15-06-2013 1546 Kaskus Addict Posts 1,354 Alhamdulillah... 15-06-2013 1552
. 410 382 322 97 126 119 201 341