Jadibagaimana cara mengatasi masalah tersebut? untuk mengatasi masalah lele yang mengambang di permukaan air dapat dilakukan dengan mengganti air kolam secara berkala. Penggantian air ini bertujuan untuk menjaga pH kolam agar tidak terlalu asam sehingga tidak mengganggu metabolisme lele. Penyakit iwak gurame bak sinema horror bagi petani. Sangat berhantu karena bisa membuat gagal panen. Semakin kecil ukuran ikan gurame semakin osean kerugian yang diperoleh akibat serangan penyakit. Sumber penyebab penyakit berasal dari jasad renik basil dari kerumunan bibit penyakit, jamur, parasit dan cacing. Keikhlasan masalah ini disebabkan makanya perairan empang nan tidak sehat atau kotor. Faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi kemunculan penyakit, antara lain; kepadatan tebar, kualitas air dan sisa-sisa pakan nan mengonggokkan. Sejumlah penyakit ikan gurame nan cak acap dijumpai Kutu iwak Variasi mikrob nan menyerangnya ialah Argulus indicus. Cara serangannya ialah dengan menempel pada jasmani ikan, kemudian menggigitnya. Lauk yang tergigit akan terjadi epistaksis. Penyakit ini mudah menular ke ikan-lauk lainnya melampaui media air atau kontak fisik langsung. Ki aib lauk gurame disebabkan bakteri Laba besar bermula budidaya ikan gurameMandu cepat panen ternak iwak gurame Tepat memilih lokasi empang gurame supaya panen cepat Konstruksi tebat yang tepat kerjakan gurame Kualitas air penentu keberhasilan budidaya gurame Diskriminatif sperma gurame berkualitas supaya cepat panen dan laba besar Laba besar segmen usaha telur gurame Laba besar segmen manuver pendederan gurame Laba besar segmen persuasi pembesaran gurame Pemanenan gurame Upaya pengendalian komplikasi iwak gurame ini dengan mandu pengeringan tebat seusai panen cak agar telur-telurnya nyenyat. Lakukan iwak-ikan yang sudah lalu terlanjur terserang penyakit ini masih bisa diobati. Caranya yaitu mengamalkan penaburan garam grosok dengan dosis 10-15 kg per meter persegi ke bendungan. Sebelumnya, distribusi air nan masuk harus ditutup dan air balong diturunkan setakat berkedalaman 10-20 cm. Keesokan harinya, air dalam bendungan bisa ditambahkan. Bila ikan yang terserang jumlahnya masih invalid, bisa diambil satu persatu dan ditaruh ke dalam bak isolasi yang sudah ditaburi garam dengan dosis 10-15 gram per liter air selama kurang makin 15 menit. Cacing lauk Nama macam cacing sakat yang mencerca ikan gurame merupakan Dactylogyrus dan Gyrodactylus. Pemicu terjangan ini disebabkan oleh lingkungan perairan nan buruk. Bisa berusul kualitas airnya nan buruk, kerapatan ikan yang terlalu tinggi, dan adanya perlintasan lingkungan yang terjadi secara tiba-tiba. Gejala yang terpandang berpunca serangan komplikasi ikan gurame ini yaitu; nafsu makan ikan turun tajam, ikan gegares mengambang di permukaan air, kadang-kadang dijumpai insang terbabang sambil lauk kelempai. Insang yang terbuka ini menjadi ciri idiosinkratis serangan Dactylogyrus. Sedangkan Gyrodactylus akan menyerang bagian badan dan kepet. Bakal menyembuhkan iwak-lauk yang sakit karena mikroorganisme mikroba ini yaitu dengan cara membuang sebagian segara air kolam dan digantikan dengan air yang bau kencur dan sehat. pasca- itu tutup saluran air yang timbrung ke balong. Serah garam grosok sebanyak 40 gram tiap-tiap meter kubik. Biarkan selama 24 jam. Bila kuantitas ikan nan terserang masih tekor, bisa diambil satu tiap-tiap satu. Taruh di ibarat isolasi yang sudah berisi larutan garam grosok dengan dosis 40 mg masing-masing liter air. Indra penglihatan belo Perigi penyebab penyakit ini masih kasatmata dugaan. Dapat saja dari virus atau cacing. Gejala yang terpandang dari ofensif ini yaitu mata bengkak, tampak menonjol keluar berpangkal kelopak matanya. Gejala lebih lanjut, mata lauk akan menjadi buta, operasi lunglai setakat akhirnya mati. Sreg sediakala-semula gempuran, ikan tertumbuk pandangan lemah, nafsu bersantap ikan turun drastis, dan sering terpandang mengambang di permukaan air. Cara mengatasi kelainan ikan gurame ini ialah dengan menebarkan garam sebanyak 1 kg per meter persegi. Tutup parit air yang turut ke dalam empang. Biarkan sejauh 24 jam. Keesokan harinya, air kolam boleh diganti total. Pendirian lainnya dengan memberikan antibiotic yang dicampur bersama pakan. Air kolam juga diganti seluruhnya. Dengan cara ini, lauk nan sehat adil terhadap terjangan penyakit ini, sementara itu yang terlanjur terserang lazimnya akan tunak sepi. Makanya karena itu, hendaknya ikan-ikan yang sakit diambil dan dibuang. Jamur Jenis jamur ini adalah Saprolegnia dan Achyla. Gejala yang terlihat mudah diamati yaitu adanya benang-rayon kecil-kecil di fragmen tubuh ikan yang menyerupai kapas. Penularannya sepan cepat, dalam waktu pendek dapat seisi tambak tertulat bila lain lekas ditangani dengan baik. Plong dasarnya, jamur ini enggak mematikan ikan, tapi ikan menjadi lemau, nafsu makan drop drastis, kurus, sentral tahan tubuh lemah. Kematian terjadi galibnya disebabkan maka dari itu penyakit lainnya karena rahasia tahan fisik yang lemah. Bikin menyembuhkan penyakit ikan gurame ini dengan pendirian rahmat garam sebanyak 400 gram per meter persegi. Saluran air yang turut ke bendungan ditutup. Lakukan hadiah garam ini sebanyak 3 mana tahu berturut-turut dan bagi juga tiap bulan sekali. Bila jumlah ikan nan sakit sedikit, bisa diambil suatu sendirisendiri satu dan taruh ke dalam seumpama keterpencilan yang mutakadim mengandung larutan garam 20 mg sendirisendiri liter alias malachite oxalate 1 mg saban liter air maupun dosis 0,1-0,5 mg per liter air selama 24 jam. Bisa juga mengaryakan larutan formalin dengan dosis 200 ppm sepanjang 2 jam. Bakteri Tipe bakteri yang menyerang ikan gurame ialah Aeromonas sp dan Pseudomonas sp. Kemunculannya, bila air kolam terlalu banyak mengandung bahan-bahan organik. Bidasan meningkat pada musim kemarau atau semula musim penghujan. Kualitas air nan buruk dan flukatuasi air kolam yang tinggi juga menjadi pemicu kemunculan serangan bibit penyakit ini. Gejala yang tertumbuk pandangan semenjak kelainan ikan gurame ini merupakan timbul luka di awak dan alami epistaksis, perut melendung, banyak keluar lendir, sisik-mole terkelupas dan timbul borok. Ikan yang terserang akan lemah, mengambang di bidang air, hingga akhirnya mati. Terjangan ini bisa mengakibatkan kematian masal dan buru-buru merambat ke tambak-kolam lainnya. Bakal mengobatinya, lauk-ikan gempa bumi direndam ke larutan oxytetracycline 2-5 mg sendirisendiri liter air selama 24 jam. Lakukan perlakuan ini tiga kali berlapis-lapis. Bisa sekali lagi dilakukan perndaman ke intern cair malachite green oxalate 0,5 mg per liter air selama 1 jam. Setelah 1 bulan, ikan diberi pakan yang sudah dicampur dengan oxytetracycline dosis 60 mg/kg pakan selama 7 waktu berturut-turut. Bercak putih Penyakit nan disebabkan makanya parasit Ichtyopthyrius sp. Benalu ini mengamati bagian kulit ikan sehingga terpandang noktah-bintik masif. Gejala yang tampak adalah muncul bintik-bintik steril di sekujur fisik, corak ikan pucat, sering menggosok-cumbu badan dan terpandang megap-megap seperti kekurangan oksigen. Bagi memulihkan penyakit lauk gurame ini, lauk direndam ke dalam larutan formalin dosis 25 mg per liter air yang ditambahkan dengan malachite green oxalate 0,2 mg masing-masing liter air selama 24 jam.
Sebenarnyacara budidaya ikan apapun jenisnya dapat menghasilkan keuntungan yang besar asalkan sabar dan penuh keyakinan pada saat budidaya ikan. berbarengan dengan itu juga biasanya ikan gurame anda ada yg mualai mengambang, gerakan tubuhnya kelihatan lemah, tubuh kelihatan menghitam, bila bernafas akan tampak gelembung
Penyakit Ikan Gurame Sudah tahu manfaat daun johar untuk ikan gurame? atau ingin tahu obat ikan gurame jamuran? Siapa sih yang tidak kenal penyakit, salah satu virus maupun bakteri yang dapat menjadian tubuh ikan menjadi kurang sehat. Penyakit ini biasanya menyerang pada ikan gurame yang kekebalannya menurun akibat kualitas air yang kurang bagus. Penyakit ikan gurame dibedakan menjadi 2 macam. Kelompok pertama adalah jenis penyakit yang diakibatkan gangguan jasad hidup atau biasa disebut dengan penyakit parasiter. Kelompok kedua disebabkan oleh faktor fisika dan kimia perairan yang disebut non-parasiter. berikut jenis penyakit ikan gurame dan cara mengatasinya. Jenis Penyakit Ikan Gurame dan Cara Menanggulanginya Jenis Penyakit Ikan Gurame - Parasiter Jenis Penyakit Bintik Putih Penyakit ikan gurame ini disebabkan oleh protozoa ichthyophthirius multifillis yang memiliki bulu getar. Parasit ini biasanya berada di bawah lapisan epidermis kulit. Gejala yang ditimbulkan adalah warna tubuh ikan gurame menjadi pucat akibat dari adanya bintik putih di seluruh badan ikan. Cara mengendalikannya dapat dilakukan dengan cara merendam ikan gurame dalam larutan formalin 25 ml/m3 air. Selain itu, pengendalian juga dapat dilakukan dengan cara menaikkan temperatur air kolam hingga mencapai 28 deajat C. Jenis Penyakit Oleh Cacing Insang dan Cacing Kulit Penyakit cacing insang dan cacing kulit pada budidaya ikan guarame disebabkan oleh parasit dactylogyriasis yang menyerang benih gurame, terutama dibagian badan dan insang. Gejalanya gurame tampak lemah, nafsu makan berkurang, dan dan sering berkumpul di permukaan air karena kekurangan oksigen. Timbulnya penyakit ini didukung oleh kualitas air yang buruk, kekurangan pakan, padat tebar terlalu tinggi, dan suhu udara rendah. Pengendalian penyakit ikan gurame cacing insang dan cacing kulit ini dengan cara merendam benih gurame di dalam larutan garam dapur 300 g/m3 air selama 24 jam. Selain itu, benih juga dapat direndam di dalam larutan formalin 40 ml/m3 air selama 24 jam. Jenis Penyakit ikan Gurame - Kutu Ikan Penyakit kutu ikan menyerang dengan cara menggigit seluruh bagian badan ikan gurame. Di sekitar bekas gigitan akan terjadi pendarahan, yang jika dibiarkan akan semakin menghebat. Munculnya penyakit ini dipengaruhi oleh kualitas air yang buruk. Penyakit ini dapat diatasi dengan cara merendam ikan di dalam larutan garam dapur 1,25% selama 15 menit. Jenis Penyakit Ikan Gurame - Bercak Merah Penyakit bercak merah menyebabkan badan gurame yang terserang penyakit ini akan berwarna gelap dan kulitnya menjadi kasar. Selain itu, gurame sering muncul ke permukaan air akibat kekurangan oksigen. Cara mengatasi penyakit bercak merah pada ikan gurame dapat dilakukan dengan cara merendam gurame di dalam larutan Oxytetracyclin 205 ppm. Perendaman dilakukan 3 kali berturut-turut, masing-masing selama 24 jam. Jenis Penyakit Ikan Gurame Non-Parasiter penyakit non-parasiter disebut juga dengan penyakit non-infeksi. Penyakit ini disebabkan oleh kualitas media yang jelek atau penanganan budidaya ikan guarme yang salah. Penyakit non-parasiter dibagi ke dalam 3 kelompok, yaitu penyakit nutrisi, penyakit kejenuhan gas, dan penyakit kekurangan oksigen. Jenis Penyakit Ikan Gurame Kekurangan Nutrisi Penyakit ini disebabkan asam amino dan vitamin pada pakan. Selain itu, juga dapat disebabkan keracunan alfatokin. Penyakit ini menyerang bagian insang dan badan bagian luar. Gejalnya adalah tutup insang keriput, tubuh bengkok, dan pertumbuhannya lambat. Kualitas pakan yang jelek atau pakan yang sudah tercemar jamur akan memicu penyakit ini. Karena itu, penyakit ini dapat diobati dengan mengganti pakan yang lebih berkualitas dan memberikannya dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan. Jenis Penyakit Ikan Gurame Kejenuhan Gas Penyakit ikan gurame ini disebabkan oleh kandungan nitrogen, oksigen, dan karbohidrat di dalam air kolam terlalu jenuh. Bagian yang terserang adalah kulit gurame, mata, dan insang. Penyakit ini lbih banyak menyerang benih gurame. Gejala klinis yang timbul pada ikan yang terkena penyakit ini adalah timbulnya gelembung udara di bagian kulit, mata, dan insang. Penyakit ini tidak menular, tetapi jika tidak segera diobati akan menyebabkan gangguan kronis. Penyakit ini dapat diatasi dengan cara mengganti air atau meningkatkan kualitas air kolam. Jenis Penyakit Ikan Gurame Kekurangan Oksigen Penyakit ini disebabkan oleh oksigen terlarut di dalam air rendah. bagian yang terserang adalah organ tubuh gurame bagian dalam paru. penyakit ini menyerang gurame dari semua golongan umur. Gejala klinis yang muncul adalah gurame sering membuka tutup insang dan berkumpul di permukaan air. Munculnya penyakit ini dipicu oleh pertumbuhan plankton yang berlebihan dan kadar bahan organik terlarut sangat tinggi. Oleh karena itu, cara mengatasinya dapat dilakukan dengan memperbaiki kualitas air, mengurangi bahan organik, dan mengurangi kepadatan ikan. Perawatan kolam yang dilakukan dengan cara berkala akan mencegah berbagai jenis penyakit tersebut. Selain itu, pemberian air yang berkualitas juga dapat menciptakan ikan gurame yang sehat. Demikianlah beberapa cara mengatasi penyakit ikan gurame dan teknik pengendaliannya yang mudah dan mujarob. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
Dipasaran terdapat dua jenis ikan cupang yakni cupang adu dan cupang hias. Varietas cupang hias dikenal dengan nama ilmiah betta splendens. Sedangkan cupang aduan ada berbagai macam varietas antara lain betta imbelis, betta rubra, betta unimacullata, dll. Namun kita akan membahas mengenai ternak cupang hias.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Seorang pria berumur35 tahun yang hobinya menyelusuri aspal antar kota dengan tungganganTigernya , tiba -tiba inbox kepada saya bagaimana caranya supaya ikan- ikan guramenya itu mau makan, mesti dikasih obat apa ? Dan kenapaikan guramenya itu tidak mau memakan makanan yang dikasih Iman pria yangbertempat tinggal di kota industri rotan Cirebon ini mempunyai hobibaru yaitu budidaya ikan gurame di sekitar jawabanya sihgampang kalau ikan guramenya itu tidak mau makan ya tinggalikan-ikan guramenya itu disuapin saja dan suruh berbaris dan disuapinsatu-satu untuk makan dengan makanan pabrik atau kita sebutkonsentreat atau kopan ikan. Ya itu tips dariPamanku yang juga seorang praktisi budidaya gurame di desa BringinKecamatan Ciwaringin Cirebon Jabar, beliau memberikan tips bagaimanacaranya supaya ikan gurame yang sakit atau stress itu mau makan ya disuapin tapi karena sayang cara ini terlalu susah karena ikannyadidalam air he 666X. Rosidi memiliki beberapa balong dan juga yangmengelola balong-baloang ikan gurame di sekitar LP Narkotika GintungLor Cirebon. Ya dalam sebuahpencarian di googling cara alami supaya ikan-ikan gurame mau makan yadikasih kunyit jadi makanan pabriknya dicampur dengan kunyit kalaubukan kunyit ya dikasih temulawak, dengan cara di bebek ataudihancurkan jawaban daripertanyaan diatas saya jawab coba gunakan probiotik ikan , supayaikan guramenya itu mau dan lahap kembali makannnya. lalu bikers yangmempunyai hobi baru budidaya gurame ini bertanya lagi , dimana sayadapatkan obat itu ?Ya saya jawab, ya ditoko pertanian dan saya juga punya produk biotik khusus untuk ikandan udang , dan silahkan coba saja kalau punyaku ini wong sahabatini. Lalu singkat cerita dia pun kepadepokan Biogan di Blok Pemedelandesa Pekantingan kecamatan Klangenan Cirebon ini,Abdul Iman memacuTigernya dari Tegal Wangi ke berlalusaya tanya padanya "Bagaimana perekembangan ikan Guramenya? Apasudah mau makan lagi ?". Dan Abdul Iman jawab " ya ,ikanguramenya setelah dikasih probiotik biogan jadi lahap makannya . Anda yang sedangbudidaya ikan gurame dan ikanya stress dan tidak mau makan , makacobalah menggunakan probiotik biogan khusus untuk ikan dan gurame ,maka ikan gurame Anda akan doyan makan dan juga ikannya lebih lincahdan Bioganselain bisa meningkatkan nafsu makan ikan juga menjadikan semuamakanan yang dimakan itu menjadi daging ini bisa dilihat dari ikanyang memakai biogan akan kelihatan gemuk dan bongsor. Kotoran ikanpun akan netral bila bercampur dengan probiotik biogan dan lingkungandidasar tambak akan lebih sehat , ini dibuktikan ikan tetap lincahdan mengurangi ikan yang luka sisik dan siripnya. Dari sekian ratusikan paling hanya 5 ekor yang kena . Apalagi yang matanya besar inijuga jarang sekali karena dalam probiotik biogan itu juga mengandungsuplemen yang dibutuhkan oleh ikan untuk lebih kebal terhadap hama. budidaya ikan gurame Probiotik Biogan juga bisa mempercepat panen dan menghemat pakan karena ikan lebihlahap makan tapi juga lebih sehat maka ikan lebih bongsor dan lebihmemudahkan taget untuk cepat panen. 1 2 Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
TernyataBegini Cara Restoran Menghilangkan Bau Lumpur dari Ikan Gurame, Gampang Banget!. Olahan ikan sudah menjadi salah satu sajian yang begitu dinikmati oleh masyarakat Tanah Air. Bahkan setiap malam, banyak dari kita lebih memilih menyantap ikan sebagai menu makan bersama keluarga. Salah satu jenis ikan yang kerap

Penyakit Ikan Gurame, Cara Mengatasinya Sukses – Hai sobat semuanya, kali ini akan berbagi ilmu cara mengatasi penyakit pada ikan gurame, yang mana akan kita bahas melalui artikel berikut ini. Sebelum kita membahas tentang penyakit yang sering menyerang ikan gurame, terlebih dahulu kita akan mengenal ikan gurame itu sendiri, ikan gurame adalah ikan pemakan tumbuhan dan proses pertumbuhannya tergolong lambat, banyak kalangan bawah sampai ke kalangan atas yang menyukai ikan gurame tersebut, dikarnakan rasanya yang enak dan memiliki tekstur daging yang tebal. Oleh sebab itu kita akan berbagi ilmu dari mulai penyebab, pencegahan dan mengobati penyakit yang sering menyerang ikan gurame. JenisPenyakit Yang Sering Menyerang Ikan Gurame Berikut ini adalah jenis penyakit yang sering menyerang ikan gurame, Penyakit Gryodactylus Penyebabnya adalah cacing parasit yang disebabkan air tidak bagus dan juga penumpukan sisa-sisa makan ikan gurami yang tidak habis. Untuk gejalanya bisa mengakibatkan menurunkan berat badan, tidak nafsu makan, ikan kurus dan juga memiliki gerakan yang sangat lambat. Pengendaliannya adalah dengan cara mengganti air secara teratur jika sudah terlihat keruh, jika ikan gurame sudah terlihat ada gejala-gejala yang disebutkan diatas maka anda bisa melakukan perendaman ikan terserang dengan larutan garam selama kurang lebih 1 malam. Penyakit Mata Belo Penyebabnya adalah bisa juga karena cacing parasit yang disebabkan kualitas air tidak baik dan juga banyaknya penumpukan sisa pakan. Untuk gejala gerakan lambat, nafsu makan berkurang, dan terlihat agak kurus. Pengendaliannya juga sama memperbaiki kualitas air anda juga bisa menambahkan garam sesuai luas kolam, melakukan perendaman dengan vaksinasi sesuai petunjuk. Penyakit Jamur Jamuran pada ikan gurame ini adalah masalah yang paling utama yang sering dihadapi oleh pembudidaya ikan gurame karena dapat menyebabkan penularan kepada yang lain. Dan umumnya serangan jamur sering menyerang ikan gurame yang masih muda dan bisa berujung pada kematian ikan tersebut. Penyebaran penyakit jamur ini dapat dengan cepat terjadi, jika salah satu bibit yang terkena jamur tidak segera dipisahkan. Hal ini tentunya beresiko membuat bibit gurame akan mengalami kematian massal karena terinfeksi jamur. Ciri-cirinya adalah biasanya terdapat bintik atau semacam kapur pada sisik ikan gurame tersebut dan permukaan kulit akan berubah warna menjadi gelap dan juga akan mengeluarkan lendir. Cara pencegahan dan mengobatinya adalah anda bisa menjaga kebersihan air kolam secara berkala, karena kuncinya adalah pada kebersihan air kolam anda. Jika anda menemukan beberapa gurame yang terkena jamuran dapat anda karantina dan diberi obat seperti Oxy tetracycline OTC biasanya obat tersebut berbentuk serbuk halus berwarna kuning. Selain digunakan langsung pada ikan, OTC juga bisa ditaburkan langsung pada kolam budidaya untuk mencegah munculnya jamur putih. Penyakit Columnaris Jenis penyakit ini biasanya disebabkan oleh hewan parasit Flexybacter columnaris. Untuk gejalanya biasanya gerakan ikan terlihat lambat, bobot berkurang dan juga akan mengeluarkan pendarahan di bagian insang dan sirip. Pengendalian dalah dengan melakukan pembersihan kolam dengan baik, selanjutnya melakukan perendaman ikan yang sudah terserang dengan larutan Baytril sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Jangan lupa bahwa vitamin juga di butuhkan oleh semua makhluk hidup, bukan saja manusia namun juga hewan dan tumbuhan. Akan tetapi semua ada porsi dan bagian-bagian sendiri. Anda juga harus memahami bahwa gurame juga butuh vitamin tersebut. Berikan vitamin pada ikan gurame dengan teratur agar ikan akan anda lahap disetiap makan, dan akan terlihat sehat, anda bisa mendapatkan jenis vitamin di toko-toko pakan ikan di kota anda. Demikian ulasan mengenai Penyakit Ikan Gurame, Cara Mengatasinya Sukses yang dapat dijelaskan dengan singkat dan terperinci oleh mudah – mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya selamat berbudidaya semoga sukses dan terimakasih.

MenurutKhairuman dkk (2003) gurami tergolong ikan yang peka terhadap suhu rendah sehingga jika suhu perairan lebih rendah daripada kisaran suhu optimal, gurami tidak akan produktif. Ikan mempunyai batas suhu tinggi dan rendah serta suhu optimal untuk pertumbuhan, inkubasi telur, konversi makanan dan resistensi/ketahanan terhadap penyakit
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Ikan gurame itu adalah ikan herbivora, si pemakan tumbuhan. Dari direktur sampai kondektur menyukai daging ikan gurame. Selain rendah kolestrol juga daging ikannya itu sedikit durinya. Maka wajarlah segala makanan berbau gurame itu jadi primadona di rumah luar negeri, ikan gurame dijadikan sebegai ikan hias. Secara teori memelihara ikan gurame itu mudah, selain mudah mencari makanannya juga kita bisa menyiapkan makananya di sekeliling kolam seperti daun talas, daun kangkung atau daun boled juga daun singkong. Begitu juga tingkat adaptasi ikan gurame terhada air keruh pun gurame masih bisa hidup dengan gurame lebih bagus dan lebih sehat hidup di kolam yang kena sinar matahari langsung dengan air yang hangat karena sinar matahari. Saat pertama kali budidaya ikan gurame kadang kita terlalu bernafsu ingin cepat panen, tapi dalam gurame untuk cepat panen dalam hal pembesaran ini memerlukan waktu yang lumayan panjang. Beda dengan budidaya gurame buat pembibitan ini lebih cepat panennya tapi harus meiliki skill yang lumayan dalam perguramian. Karena terlalu bernafsu membeli kopan/konsentrat yang paling mahal dengan kadar protein terbanyak dan memberikan makanan berlebihan kepada gurame dan ujung-ujungnya guramenya jadi tidak mau makan dan dasar kolam pun kotor. Dan ini adalah salah satu kesalahan pemula budidaya pembesaran gurame. dokpri Ikan gurame mati di kolamnya itu bisa karena beberapa sebab bisa jadi karena curah hujan yang tinggi sehingga ikan gurame menjadi stres, air yang terlalu dingin dan PH air yang berubah. Bisa juga karena penyakit yang menyerang gurame akibat airnya kotor, keadaan dasar kolam yang kotor karena banyak sisa kotoran ikan gurame, dan juga kotoran sisa sisa makanan khususnya makanan pabrik yang bereaksi menjadi amoniak yang menyebabkan racun kepada gurame yang ada di dalam seperti saya di awal dulu terlalu bernafsu agar gurame cepat besar makanya dikasih makanan yang berlebihan eh ujung-ujungnya malah jadi kena yang parah juga adalah ketika gas amoniak banyak di dasar kolam sedangkan plakton-plakton di kolam habis dimakan gurame atau juga mati kerena lingkungan yang sudah tidak mendukung kehidupan plakton maka jelas sudah gurame juga akan kekurangan oksigen dan keracunan amoniak. Dan juga bisa menimbulkan bakteri-bakteri jahat juga kutu air yang menyerang sirip juga ekor ikan yang ujungnya ikan gurame jadinya luka di bagian sirip, ekor dan yang parah menyerang insang ikan. Dan jangan kaget, sakit kepala, dan jangan panik kalau ikan-ikan gurame kita temui di kolam itu berenang miring-miring dan ujung-ujungnya mengambang di orang-orang awam bilang guramenya mati karena tarung dengan temannya atau tarung dengan ular, padahal guramenya mati karena serangan kutu air yang menyerang sirip ekor dan air di kolam kerena curah hujan yang tinggi juga bisa menyebabkan jamur tumbuh subur dan ini bisa mengurangi kesehatan ikan-ikan gurame. 1 2 Lihat Nature Selengkapnya
. 202 477 432 81 190 42 474 342

cara mengatasi ikan gurame mengambang